DDoS Adalah : Pengertian, Cara Kerja dan Anti DDoS

DDoS Adalah : Pengertian, Cara Kerja dan Anti DDoS

DDoS adalah salah satu jenis serangan siber yang dilakukan dengan membanjiri server, website, atau jaringan dengan lalu lintas palsu yang sangat besar, yang membuat layanan sangat lambat atau bahkan tidak dapat diakses sama sekali. Istilah ini berasal dari Distributed Denial of Service dan lebih dikenal sebagai DDoS attack, yang masih menjadi ancaman utama di dunia digital hingga saat ini.

Mungkin banyak orang yang pernah mendengar istilah ini, tetapi mereka mungkin tidak benar-benar memahami apa itu DDoS, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa serangan ini adalah salah satu jenis kejahatan siber yang paling berbahaya. Dalam artikel ini, kami akan membahas pengertian DDoS, mekanisme serangan, jenisnya, dan solusi anti DDoS dan perlindungan yang dapat membantu melindungi sistem Anda dari serangan yang tidak diinginkan.

Pengertian Dasar DDoS

Distributed Denial of Service (DDoS) adalah serangan siber yang ditujukan untuk membuat server, website, atau jaringan tidak dapat digunakan dengan cara membanjirinya sebuah traffic palsu dalam jumlah besar. Serangan ini berbeda dengan DoS biasa karena dilakukan dari banyak perangkat sekaligus.

DDoS adalah upaya penyerang menggunakan ribuan bahkan jutaan perangkat yang terinfeksi malware untuk mengirimkan permintaan ke sebuah server. Akibatnya, server akhirnya tidak dapat menanggapi permintaan asli pengguna.

Bagaimana DDoS Attack Bekerja?

DDoS attack menggunakan “botnet”, jaringan perangkat yang telah dikuasai oleh pelaku. Botnet ini dapat berupa komputer, smartphone, atau perangkat IoT yang terinfeksi, dan masing-masing dari botnet ini kemudian dikendalikan untuk mengirimkan trafik palsu ke target tertentu. Cara kerja ini menyebabkan server kewalahan menangani permintaan, yang menyebabkan layanan menjadi lambat atau bahkan tidak dapat diakses sama sekali.

Serangan DDoS Adalah Ancaman Serius

Serangan DDoS paling sering dianggap sebagai ancaman besar karena mereka dapat dirasakan secara langsung oleh pengguna dan perusahaan. Serangan ini dapat menghentikan transaksi di situs e-commerce, menghentikan layanan perbankan online, dan bahkan menghancurkan jaringan pemerintahan.

Serangan DDoS dapat menyebabkan kerugian moneter, reputasi yang buruk, dan kepercayaan pelanggan, seperti yang ditunjukkan oleh banyak kasus sejarah.

Jenis-Jenis Serangan DDoS

Ada beberapa jenis serangan DDoS yang umum, termasuk:

  • Volumetric Attack → serangan yang membanjiri jaringan dengan trafik yang berlebihan.
  • Protocol Attack → menyerang lapisan protokol jaringan seperti TCP, UDP, atau ICMP.
  • Application Layer Attack → Aplikasi menargetkan aplikasi web dengan permintaan palsu.


Selain itu, pelaku sering menggunakan berbagai alat DDoS untuk melakukan serangan, termasuk software open source dan alat canggih yang dikendalikan melalui jaringan tersembunyi.

Anti DDoS dan Solusi DDoS Protection

Untuk menghadapi ancaman DDoS, baik bisnis maupun individu harus menggunakan strategi anti DDoS. Beberapa solusi kontemporer biasanya mencakup:

  • Traffic filtering → memblokir trafik yang tidak perlu sebelum mencapai server.
  • Rate limiting → yang membatasi jumlah permintaan dari satu sumber.
  • Load balancing → proses membagi beban ke berbagai server untuk mencegah serangan terpusat.

Selain itu, penggunaan layanan berbasis cloud memiliki potensi untuk memberikan perlindungan DDoS yang lebih baik karena mampu menyerap trafik yang signifikan dan memastikan server tetap berjalan secara konsisten.

Cara Mencegah dan Menghadapi Serangan DDoS

Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengurangi dampak serangan DDoS antara lain:

  • Selalu memantau aktivitas jaringan secara real-time.
  • Menggunakan firewall dan sistem deteksi intrusi.
  • Berinvestasi pada layanan keamanan siber yang menyediakan proteksi khusus untuk DDoS.
  • Menyiapkan rencana mitigasi agar tim IT dapat segera merespons ketika serangan terjadi.

Kesimpulan

Singkatnya, serangan DDoS adalah jenis serangan siber berbahaya yang dapat melumpuhkan website, server, maupun jaringan dalam waktu singkat. Dengan memahami cara serangan DDoS bekerja, mengetahui jenis serangan, dan menggunakan solusi dan perlindungan anti DDoS, kemungkinan kerugian dapat diminimalkan.

Jangan tunggu sampai sistem Anda menjadi korban — segera lindungi aset digital Anda dengan solusi perlindungan yang tepat sebelum serangan datang.


Referensi

Behal, S., & Rattan, R. (2018). DDoS Attack Detection and Mitigation Techniques: A Review. International Journal of Computer Applications, 179(3), 1-7.

Hussain et al., “An efficient DDoS attack detection mechanism in SDN environment,” International Journal of Information Technology, vol. 12, pp. 51630–51648, Jan. 2023.
https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877050924034586

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *